:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1790732/original/080633200_1512450314-balita_3.jpg)
Memiliki tubuh yang sehat merupakan impian semua orang , Namun , tidak semua orang terlahir sehat , Beberapa orang harus menderita penyakit berat saat kecil bahkan sejak dilahirkan , Salah satunya yang dialami bocah 4 tahun ini , Sudah tidak kuat menahan sakitnya , dia memiliki permintaan yang membuat kita terenyuh.
Bocah yang kurang beruntung ini bernam Du Sihan , Du Sihan mengidap penyakit thalasemia, Thalasemia adalah penyakit kelainan darah di mana penderitanya mengalami ketidakseimbangan dalam prosduksi hemoglobin, Hal ini mengakibatkan pembetukan sel darah merah tidak terjadi dengan sempurna.
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1790726/original/029324500_1512450197-balita_2.jpg)
Ini Juga mengakibatkan hemoglobin tak mengangkut oksigen yang cukup dan berakibat anemia pada si penderita . Tak hanya itu, kondisi ini juga membuat Du Sihan merasakan sakit yang tak bertahankan,
Akibat penyakit tersebut , Du Sihan selalu kelelahan, Biasanya , ia akan berristirahat untuk menghilangkan rasa lelah untuk sementara waktu ,
Suatu ketika , Du Sihan mempunyai permainan untuk orangtuanya yang membuat merkea kaget, Balita tersebut meminta orang tuanya mengubur dirinya saja , Du Sihan meminta hal ini karena ia mengaku sudah tidak sanggup mengaha rasa sakit yang ia alami,
Dioperasi Berkali-kali, Kondisinya Memburuk
"Tolong kuburkan aku ibu, aku tidak bisa menahan rasa sakit ini lagi ," ungkap Du Sihan usai merasakan sakit yang tidak tertahankan . Mendenagar itu sang ibu tak menanggapi perminttaan anaknya dengan serius,
"Di mana kamu ingin kau menguburkanmu ? Apa kamu ingin beramin petak umpet denganku?" kata ibu Du Sihan,
"Tidak , aku ingin kamu menguburku di dalam tanah," teriak Du Sihan,
Balita tersebut ternyata serius dengan permintaannya , Dia ingin segera mati daripada manahan rasa sakit, Kisahnya pun jadi viral , banyak orang memberikan bantuan untuk du Sihan seperti memberikan donasi dana, dari sumbangan pada donatur terkumpul daan sebesar Rp 1,8 miliar untuk membayar tagihan rumah sakit,
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1790730/original/085090400_1512450285-balita_1.jpg)
Uang tersebut digunakan untuk biaya operasi sumsum tulang belakang , Meskipun sudah dioperasi , Du Sihan juga mengalami infeksi bakteri yang membuatnya mengalami demam tinggi selama 20hari,
Du Sihan juga mengalami infeksi empedu selama 40 hari, Melihat sang anak terus merasakan sakit , orangtuanya pun meminta dilakukan operasi lagi ,
sayang , kondisi kesehatan Du Sihan justru semakin memburuk, Di usianya yang masih kecil , ia sudah tahu bahwa hidupnya tidak panjang lagi , Usai menahan rasa sakit mendalam , Du Sihan lagi-lagi mengeluar kalimat mengejutkan,
"JIka aku pergi sekarang , kamu akan bisa fokus pada dirimu sendiri ," ungkap Du Sihan pada ibunya dengan wajah sedih ,
Tidak disangka , ternyata itulah kalimat terakhir yang diucapkan Du Sihan . Ia perlahan menurup mata dan dinyatakan meninggal , Sang ibu menerima bahwa ini adalah hal ang terbaik untuk putranya.
"Anakku pergi dari duani ini dengan banyak rasa sakit , tapi kini dia bebas dari semua sakit ," ungkap ibu Du Sihan,
No comments:
Post a Comment