WWW.KAPALJUDI.INFO, Antartika - NASA kembali mengabadikan wajah Bumi dari luar angkasa. Kali ini, wilayah Antartika jadi bidikan utama.
Dengan satelit Landsat 8, Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut berhasil mengabadikan pemandangan gunung es raksasa Antartika dalam modus Thermal Infrared Sensor (TIRS). TARUHANBOLA
Pemandangan gunung es tersebut justru menuai kekhawatiran. Sebab, gunung es terbesar itu memiliki bongkahan raksasa berukuran 6.000 kilometer persegi. Jika dihitung-hitung, lebih besar dari luas pulau Bali. CASINOONLINE
Walau demikian, para ilmuwan sudah memprediksi bahwa fenomena ini pasti akan terjadi. Mereka sebetulnya sudah memantau retakan besar di wilayah Larsen C selama lebih dari satu dekade. POKERDOMINO99
Retakan kian membesar sejak 2014. Akibatnya, pecahan bongkahan es tersebut terus membesar. Diketahui, bongkahan es ini memiliki ketebalan lebih dari 200 meter. Bahayanya, arus air dan angin bisa mendorong lewat celah bongkahan dan berpotensi membahayakan kapal kargo.
Adapun kandungan air yang ada di antara retakan tersebut memiliki suhu lebih hangat dibanding es dan udara di Antarika. Walau hangat, suhu air tersebut masih berkisar di bawah nol derajat Celcius.
No comments:
Post a Comment